Dampak Brexit pada Sepak Bola Inggris

Brexit, kata itu muncul pada bulan-bulan awal 2016 ketika Inggris pertama kali mengumumkan keluarnya dari UE. Pernyataan itu dengan cepat menyebarkan gelombang gejolak di seluruh dunia terutama ke anggota UE lainnya. Pada saat itu, tidak ada yang bisa memahami apa yang terjadi dan mengapa Inggris memiliki jalan keluar ini. Banyak pertemuan dan konferensi pers berlangsung dalam waktu singkat, tetapi tidak ada yang bisa mendapatkan ide yang jelas tentang konsekuensi yang akan datang dari keluarnya Inggris ini. Semua orang menunggu untuk mengetahui bagaimana Inggris akan memilih jalan keluar ini. 51,9% suara mendukung Brexit dan sisanya 48,1% suara menentangnya. Warga negara Uni Eropa tahu bahwa itu akan menjadi perubahan besar bagi mereka, terutama para pemain yang bermain sepak bola. Para pemain tahu bahwa keluarnya Inggris dari UE mungkin berasal dari banyak perubahan dalam sistem yang mereka ikuti.

Sekarang, setelah satu tahun referendum Brexit, Inggris akhirnya menerapkan Pasal 50 perjanjian Lisbon pada 29 Maret 2017 membuat sebagian besar klub liga utama takut akan dampaknya. Berikut ini adalah parameter yang mungkin terpengaruh dan berdampak besar pada sepakbola Inggris:

1) Kebebasan Bergerak: Sesuai dengan empat dasar kebebasan oleh UE, adalah hak warga negara untuk bergerak bebas di antara negara-negara anggota untuk agen judi bola online tujuan pekerjaan. Sekarang karena Inggris telah meninggalkan UE, sama sekali tidak mudah bagi warga negara UE untuk memasuki Inggris. Pembatasan terhadap warga seperti ini jelas akan berdampak pada warga untuk bekerja, terutama yang bermain sepak bola. Para pemain sepak bola ini tidak akan dapat bekerja dengan klub sepak bola Inggris semudah sebelum Brexit. Kecuali jika pemerintah Inggris membuat kesepakatan dengan masing-masing negara anggota UE dengan mempertimbangkan “Kebebasan Bergerak”, warga negara UE harus menghadapi ketidakpastian. Ketidakpastian di antara para pemain akan berdampak buruk pada permainan dan karier mereka. Hanya karena Freedom of Moment, para pemain ini dapat bekerja untuk berbagai klub UE tanpa izin kerja. Setelah Brexit, segalanya tidak akan pernah sama. Para pemain harus mendapatkan visa kerja untuk bekerja dengan klub sepak bola di Inggris dan itu tidak akan semudah itu.

2) Izin Kerja: Dampak besar kedua yang dapat ditimbulkan oleh Brexit bagi para pemain sepak bola Inggris adalah persyaratan izin kerja untuk masuk dan bekerja di Inggris. Para pemain yang bekerja dengan berbagai klub sepak bola di Inggris tanpa masalah Visa sekarang harus mendapatkan izin kerja sebelum memasuki Inggris. Bagian yang kompleks adalah bahwa ada kriteria yang ditetapkan untuk memiliki izin kerja. Masalah serupa akan dihadapi oleh pemain non-Uni Eropa, yang akan mengajukan permohonan ke FA untuk mendapatkan dukungan badan pengatur sebelum izin kerja dapat diberikan kepada mereka oleh kantor pusat mereka. Mempertimbangkan dampak ini, klub-klub Liga Premier mendesak pemerintah Inggris untuk mencari tahu beberapa langkah perlindungan agar tidak terkena dampak Brexit. Mereka ingin pemerintah Inggris memberikan pembebasan visa kerja kepada para pesepakbola agar bisa leluasa bermain untuk klubnya masing-masing di Inggris. Jika tidak, akan sulit bagi klub sepak bola di Inggris untuk merekrut pemain dari Eropa. Oleh karena itu, sangat penting bagi Inggris untuk mempertahankan hubungan 44 tahun dengan UE.